Pria Sejati Jakarta

«

»

Feb 20

Harga Diri

Setumpuk instalasi dengan berbagai interpretasi, menghadirkan persoalan cinta, persoalan sosial politik dan eksistensi diri
~Agus Suwage~

Amsal 12:9 “Lebih baik menjadi orang kecil, tetapi bekerja untuk diri sendiri, dari pada berlagak orang besar, tetapi kekurangan makan.”

Istilah sehari-harinya, biar miskin asal sombong, apa bisa dimakan sombong itu?, padahal kesombongan berasal dari Lucifer.

Berlagak hebat, kuat, pandai, kaya dan sukses padahal miskinnya bukan main.

Kesombongan dan tinggi hati banyak membawa masalah dan persoalan seperti setumpuk instalasi kabel yang berantakan.

Suami istri yang saling mencintai bisa bubar, demikian juga persahabatan, hanya karena  gengsi dan harga diri.

Eksistensi kedudukan, dipertahankan mati matian demi mempertahankan sebuah martabat.

Walau kekeliruan interpretasi ini sering menimbulkan banyak sekali persoalan, tetap saja dipertahankan.

Filipi 2:7 “melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.”

Mari belajar dari Tuhan Yesus, yang mengosongkan seluruh gengsi, harga diri, bahkan martabatnya sebagai anak Allah, demi menyelamatkan kita.

Matius 20:26 “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, 27 dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu.

Mulai pagi ini lakukan matius 20:26 ini didalam kehidupan kita, percayalah !

Pemulihan hubungan suami-istri, antar sahabat, keluarga terjadi.

Posting by Handali Kanali

Pria Sejati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

This site is protected by WP-CopyRightPro